My Facebook

Senin, 31 Maret 2014

Sahabat Terbaik

Sahabat tentunya adalah salah satu orang yang penting dalam kehidupan ini. Dengan adanya sahabat kita bisa saling tukar pikiran, tukar pendapat, saling tolong menolong, tidak kesepian dan lain sebagainya. Tanpa ada sahabat dalam hidup kita maka hidup kita akan terasa hambar dan tidak berwarna. Akan tetapi tak jarang pula sahabat justru menjadi orang yang sangat kita benci karena menghiantai kita. Kali ini saya akan berbagi tips dalam memilih sahabat. Tips ini saya tulis berdasarkan pengalaman saya selama bersahabat dengan sahabat-sahabat saya. Selain itu juga tips ini muncul dari beberapa tips yang diutarakan oleh sahabat-sahabat saya dan coba saya rangkum menjadi beberapa point yang akhirnya bisa saya bagi pada postingan kali ini. Tapi tips ini bukanlah tips yang mutlak harus diikuti tanpa mencari tips lain, silahkan mencari tipas dan referensi lain namun tidak ada salahnya kan mencoba tips dari saya ini. Langsung saja saya berikan tips tersebut silahkan baca dan cermati setiap pointnya dan semoga bermanfaat. Dalam mencari seorang sahabat hal yang perlu kita lakukan dan pertimbangkan adalah sebagai berikut :
1. Jangan memilih sahabat dari segi fisik, materi dan status lainnya
Seringkali saya meilhat orang kaya yang tidak mau bersahabat dengan orang miskin karena status kekayaannya, tak jarang pula orang yang tidak mau bersahabat dengan orang yang fisiknya kurang ( cacat ), ataupun karena status yang lainnya. Jangan sampai kita mempunyai pemikiran seperti itu. Karena semua ciptaan Allah itu pasti mempunyai kekurangan dan kelebihan masing-masing. Jika kita hanya memilih sahabat karena fisik, kekayaan, ataupun status lainnya maka kita akan justru dijauhi oleh orang-orang karena menggagap kita adalah orang dengan gengsi yang tinggi.
2. Carilah sahabat dengan tipe dan kepribadian yang mirip atau bahkan sama dengan kamu
Ketika mencari sahabat hendaknya kita harus sesuaikan dengan tipe dan kepribadian kita. Misalkan kita adalah orang yang tipenya suka bercanda maka carilah sahabat yang bisa diajak bercanda jangan mencari sahabat yang tidak bisa diajak bercanda. Ketika kita adalah tipe yang aktif dan cerewet maka jang cari sahabat yang bertipe pendiam. Karena jika dari awal kita mendapat sahabat yang tidak sesuai dengan tipe dan kepribadian kita kedepannya akan sulit untuk mempertahankan persahabatan tersebut selain itu juga akan sering menimbulkan konflik karena ketidak cocokan satu sama lain.
3. Carilah sahabat yang mau mengerti kamu dan menerima kekurangan kamu
Point ini memang sulit untuk dilaksanakan. Namun sulit bukan berarti tidak bisa. Ketika kita mencari sahabat hendaknya kita harus saling mengetahui kekurangan dan kelebihan masing-masing. Dengan demikian akan muncul rasa saling mengerti dan menerima. Selain itu suatu saat seiring persahabatan yang terjalin bisa dipastikan dengan mengerti dan memahami keurangan masing-masing maka akan mencoba menutupi bahkan justru melengkapi kekurangan tersebut.
4. Carilah sahabat yang solidaritas tinggi dan setia kawan
Tidak ada salahnya sebelum menjadikan seseorang menjadi sahabat kita, kita menguji solidaritas dan kesetiakwanan orang tersebut. Misalkan kita sedang butuh bantuan orang maka cobalah meminta bantuan orang tersebut dari situ lihatlah kesungguhan dia dalam membantu dan seberapa besar kesetiakwanannya. Jangan dilihat seberapa besar bantuannya tapi yang penting adalah melihat seberapa besar kemauan dan keseungguhannya dalam membantu.
5. Carilah sahabat yang membawa kamu pada kebaikan
Point yang terkahir ini adalah point terpenting dan mendasar dalam kita mencari sahabat. Carilah sahabat yang membawa kamu dalam kebaikan. Lihatlah keseharian dia, kepribadiannya dan kelakuannya sehari-hari. Dari situ kita akan tahu apakah dia orang yang baik atau tidak. Ingat bahwa “ Sahabatmu sangat akan berpengaruh pada kepribadian dan kelakuanmu “. Jika kita mendapat sahabat dengan perilaku yang buruk akan besar kemungkinan kita akan ikut berperilaku buruk.
Itulah beberapa tips dari saya. Sekali lagi saya sampaikan, silahkan mencari tips dan referensi lainnya. Karena tips ini bukanlah hal yang mutlak dan satu-satunya. Masih banyak tips dari penulis lain dan saya yakin semuanya juga mempunyai alasan tersendiri. Namun tidak ada salahnya mencoba tips dari saya ini. Semoga kita senantiasa didekatkan dengan orang-orang yang dekat dengan Allah SWT dan semoga kita tidak menjadi orang yang salah dalam memilih sahabat. Aamiin

Rabu, 05 Maret 2014

 Kesetiaan bisa kita berikan atau tunjukkan untuk banyak hal, baik dalam hal pekerjaan, persahabatan ataupun pasangan. Dalam hal ini saya coba menguraikan kesetiaan kepada pasangan (walaupun belum berpasangan).
Kesetiaan bukanlah barang langka, sehingga hanya bisa dimiliki oleh kalangan tertentu saja, bukan juga barang obral sehingga sangat tidak layak untuk dipertahankan. Tetapi sekarang ini, kesetiaan itu sudah banyak yang tergadai. Bukan hanya di kota besar, tetapi bahkan sampai ke pelosok desa pun, kesetiaan itu menjadi sesuatu yang sangat mahal.
Berbicara tentang kesetiaan, sudah pasti melibatkan dua orang. Memang sangat sulit untuk bisa mengerti orang lain, sekalipun dia adalah pasangan sendiri. Karena kadang suatu pandangan datang dari latar belakang yang berbeda juga. Misalnya laki-laki dari keluarga besar dengan hidup yg pas pasan, sudah terbiasa berbagi dengan saudara, menikah dengan gadis dari keluarga kecil dan mandiri dari kecil. Ketika si suami membawa istrinya ke dalam keluarga yg ramai, saling bercanda dan kehadiran yg satu dengan yang lain sangat diharapkan maka bisa saja si istri merasa tidak nyaman sehingga berusaha tidak hadir dalam acara-acara keluarga. Hal tersebut sedikit banyak akan menimbulkan perselisihan. Tetapi alagkah baiknya kalau ada masalah, jangan langsung mengedepankan ego, bicarakan secara empat mata dan cari solusi terbaik. Mungkin lambat laun semua pihak akan mencoba untuk saling menghormati dan memahami.
Kalau ada masalah dalam keluarga, kadang tidak mungkin dipendam sendiri. Bicara dengan pihak keluarga, malu. Akhirnya mencari teman untuk berbagi. Tidak ada yg salah dengan bercerita, tetapi yang sering sekali menjadi masalah adalah tempat kita berbagi cerita. Kita mencari teman cerita adalah lawan jenis, kita ingin mengetahui cara pandang mereka. Lama-lama kita melihat, segala yang ingin kita robah dari pasangan kita, adanya di tempat curhat, walaupun tetap ada kelemahan tapi kalau dibanding-bandingkan, rasanya lebih sempurna teman curhat dari pada pasangan. Akhirnya lama-lama hati mulai berpaling.
Saling menghargai juga adalah hal yang sangat penting dalam menjaga kebersamaan. Terlalu minder atau terlalu superior juga akan membuat pasangan tidak nyaman. Berusaha menyeimbangkan bukan berarti mengalah atau mengikuti maunya pasangan. Tetapi dengan meletakkan kehormatan pasangan diatas kepentingan kita, sedikit banyak akan mendapatkan pengertian dan rasa terima kasih dari pasangan.
Mungkin banyak hal yang membuat kita untuk tidak setia, tapi berusahalah untuk setia. Karena dalam setiap ketidaksetiaan, kita bukan hanya melukai pasangan kita, tetapi juga saudara, sahabat dan teman ikut terlibat di dalamnya..
Ketika hati mulai berpaling, mulailah untuk berdiam sejenak. Mencari titik temu, masalahnya ada dipasangan atau malah pada diri kita sendiri. Mencoba mengingat kembali saat rasa mulai bersemi, ingat akan segala usaha dan pengorbanan yang telah dilakukan. Ingat janji setia yang pernah diikrarkan.
Dan setiap permasalahan akan berbeda juga cara untuk menyelesaikannya dan itu berhubungan juga dengan karakter oarang yang terlibat didalamnya
Semoga kita bisa setia kepada pasangan kita masing masing, buat yang belum menemukan, semoga mendapatkan sesuai dengan harapan.

 
Kesetiaan merupakan kunci untuk membina hubungan yang baik dengan kekasih, bila kita setia dengan kekasih kita otomatis hubungan akan berjalan dengan baik. Kesetiaan itu harus dimulai ketika usia kita masih tergolong remaja yang mungkin sudah selayaknya untuk memiliki kekasih sekitar 17 atau 18 tahun keatas, karena bila kita sudah membiasakan diri untuk setia ketika remaja, tentunya ketika sudah menikah kita sudah siap lahir dan batin dalam membina hubungan suami istri yang baik.
Memiliki atau mempunyai seorang kekasih itu merupakan hal yang menyenangkan, tetapi bagaimana dalam menjalankannya? Apakah menyenangkan untuk kita? Manusia itu baik laki-laki maupun perempuan memiliki sifat yang bervariatif, di dalam sifat yang dimiliki masing-masing individu pasti memiliki sifat yang jelek, terkadang ada seorang yang tidak suka dengan sifat dan prilaku yang dimiliki kekasih kita, nah disinilah kesetiaan dari masing-masing individu diuji seberapa sabarkah kita dalam melengkapi kekurangan orang lain, kenapa begitu? Karena pada dasarnya kita sudah memilih dia untuk menjadi kekasih kita, otomatis kita harus siap menerima kekurangan yang ada di kekasih kita.
Jika kita belum siap untuk menerima kekurangan dari kekasih kita, lebih baik kita tidak perlu memiliki seorang kekasih sebab kalau kita memaksakan diri untuk memiliki seorang kekasih, yang ada kita akan membuat orang menjadi sakit hati kepada kita.